Pelajaran ini menggabungkan dua gagasan yang akan Anda pakai setiap hari: memberi perintah atau saran (Imperativ), dan menyusun bagian-bagian kalimat Jerman dengan benar.
Mulailah dengan bentuk perintah. Bahasa Jerman mengubah bentuk perintah tergantung pada siapa yang Anda ajak bicara, tetapi pilihannya bergantung pada tingkat keformalan dan jumlah, bukan gender. Dengan teman yang Anda panggil du, hilangkan kata gantinya dan biasanya gunakan batang kata kerja saja: Komm! ("Datang!"). Dengan sekelompok orang yang Anda panggil ihr, tambahkan -t: Kommt! Dengan seseorang yang Anda panggil secara formal Sie — orang asing, penjaga toko, dokter — letakkan kata kerja sebelum kata ganti: Kommen Sie! Perhatikan kata kerja muncul lebih dulu di sini, sebuah pengecualian dari aturan posisi kedua yang biasa, semata-mata karena perintah secara alami dimulai dengan aksinya.
Untuk pernyataan biasa, aturan emasnya adalah: kata kerja yang dikonjugasikan selalu berada di posisi kedua, tidak peduli apa yang mendahuluinya. Setelah kata kerja, urutan alaminya adalah waktu, lalu cara, lalu tempat (TeKaMoLo: temporal-kausal-modal-lokal). Jadi Anda mengatakan Ich fahre morgen mit dem Zug nach Berlin: subjek, kata kerja di posisi kedua, lalu "besok" (waktu), "dengan kereta" (cara), "ke Berlin" (tempat).
Dengan weil ("karena"), aturannya terbalik: kata kerja yang dikonjugasikan melarikan diri ke akhir anak kalimat alih-alih tetap di posisi kedua. Jadi Anda mengatakan Ich lerne Deutsch, weil ich in Deutschland arbeite — arbeite mendarat di ujung akhir, bukan tepat setelah ich seperti yang mungkin Anda kira. Kesalahan yang sangat umum adalah lupa pergeseran ini dan menulis weil ich arbeite in Deutschland seolah itu kalimat utama biasa, alih-alih yang benar weil ich in Deutschland arbeite.