Setelah mempelajari preposisi yang menuntut akusatif atau datif, B2 memperkenalkan kelompok lain yang menuntut kasus yang sama sekali berbeda: genitiv, yang menandai kepemilikan atau hubungan tidak langsung berupa keterikatan alih-alih lokasi atau gerakan. Pengaruhnya paling terlihat pada bagaimana artikel takrif dan akhiran nomina maskulin serta netral berubah.
Preposisi kuncinya di sini adalah trotz (meskipun), yang menandakan bahwa suatu hasil tidak terpengaruh oleh sebab yang disebutkan; während (selama), yang menandai kerangka waktu yang bersamaan; wegen dan aufgrund, keduanya menyatakan sebab, meski aufgrund lebih formal dan khas untuk laporan serta tulisan administratif; (an)statt, yang menyatakan penggantian atau alternatif yang lebih disukai; serta innerhalb / außerhalb, yang menandai batas ruang atau waktu, di dalam dan di luar.
Secara morfologis, aturan intinya adalah: pada nomina maskulin dan netral, artikel der atau das menjadi des, dan nomina itu sendiri mengambil akhiran -s atau -es (terutama pada nomina bersuku kata satu), seperti dalam des Mannes atau des Kindes. Pada nomina feminin dan bentuk jamak, hanya artikel yang berubah, menjadi der, sedangkan nomina itu sendiri tetap tak berubah, seperti dalam der Frau atau der Kinder. Perubahan tambahan pada akhiran nomina inilah yang secara mendasar membedakan genitiv dari datif dan akusatif, yang biasanya hanya mengubah artikel.
Perlu diketahui bahwa genitiv lebih milik ragam tulis dan formal daripada bahasa lisan sehari-hari; dalam percakapan santai, penutur bahasa Jerman kerap mengganti genitiv dengan datif setelah wegen atau trotz, mengatakan wegen dem Regen alih-alih wegen des Regens. Pemakaian ini dianggap tidak baku dan dinilai salah dalam ujian serta tulisan formal atau akademis, yang justru merupakan ragam yang menjadi sasaran pelajaran ini.
Kesalahan yang paling umum, terutama bagi pembelajar yang bahasa ibunya tidak memiliki sistem kasus serupa yang mengubah nomina dan artikel bersamaan, adalah lupa menambahkan -s atau -es pada nomina maskulin atau netral setelah des, menghasilkan bentuk yang salah des Mann alih-alih des Mannes. Ingatlah bahwa genitiv selalu menuntut dua perubahan sekaligus — artikel dan nomina — pada nomina maskulin dan netral.