Konektor dua bagian, atau Zweiteilige Konnektoren, tidak pernah muncul sendirian; mereka terbelah menjadi dua paruh yang tak terpisahkan, di mana paruh pertama memberi sinyal bahwa paruh kedua akan datang, dan tak satu pun boleh dihilangkan atau ditukar dengan konektor lain. Fungsi utamanya adalah menautkan dua unsur yang sejajar secara gramatikal — baik itu klausa lengkap, kata tunggal, maupun frasa dalam kalimat yang sama — memberi gaya bahasa ketepatan logis yang tak dapat ditandingi konektor sederhana.
sowohl...als auch menyatakan gabungan positif dari dua unsur, keduanya benar atau hadir sekaligus, setara dengan 'baik... maupun...'. weder...noch adalah kebalikannya yang persis: ia menegasikan kedua unsur sekaligus dan sudah membawa negasi di dalam dirinya, sehingga ia tidak pernah membutuhkan nicht atau kein tambahan dalam klausa yang sama — melakukannya akan menghasilkan negasi ganda yang tidak dapat diterima. entweder...oder menyatakan pilihan eksklusif antara dua alternatif tanpa opsi ketiga, dan ia memiliki sifat khas bahwa ketika kalimat benar-benar dibuka dengan entweder, ia memicu inversi — verba terkonjugasi datang langsung sebelum subjek, seperti dalam Entweder kommst du mit, oder ich gehe allein (Entah kamu ikut, atau aku pergi sendiri).
nicht nur...sondern auch menambahkan informasi melampaui yang diharapkan, menunjukkan bahwa sesuatu tidak terbatas pada unsur pertama melainkan meluas ke unsur kedua yang sering mengejutkan, biasanya dengan nada penekanan. zwar...aber melayani tujuan yang berbeda: penutur mengakui suatu fakta di paruh pertama, lalu menyanggahnya dengan keberatan di paruh kedua — sebuah andalan tulisan argumentatif dan opini, sebab ia menunjukkan keseimbangan sebelum penilaian akhir.
Sebagian besar konektor ini mempertahankan urutan kata normal, kecuali weder dan entweder ketika membuka kalimat, di mana urutannya menjadi: unsur pembuka, lalu verba, lalu subjek. Berbeda dengan konektor subordinatif seperti weil atau dass, konektor dua bagian tidak mendorong verba ke akhir klausa kedua, sebab mereka menautkan dua unit yang setara alih-alih klausa utama dan klausa subordinatif.
Kesalahan yang paling umum adalah menambahkan nicht atau kein di dalam klausa yang sudah mengandung weder...noch, menghasilkan bentuk yang salah Er hat weder kein Geld noch keine Zeit alih-alih yang benar Er hat weder Geld noch Zeit, sebab weder...noch sudah membawa negasi penuh dan tidak membutuhkan kata penegasi tambahan.