Ketika Anda berkata "rumah itu dibangun" atau "surat itu sedang ditulis," Anda sedang menggambarkan sebuah peristiwa yang terjadi pada sesuatu tanpa menyebut siapa yang melakukan tindakan tersebut — dan itulah yang dilakukan kalimat pasif, atau Passiv, dalam bahasa Jerman. Bahasa Jerman membentuk bentuk ini dengan sangat sistematis menggunakan kata kerja bantu werden, alih-alih hanya mengandalkan konteks atau pilihan kata untuk menandakan bahwa subjek berada di pihak penerima tindakan.
Kita menggunakan Passiv ketika pelaku suatu tindakan tidak diketahui, tidak penting, atau ketika kita ingin memfokuskan pada peristiwa dan hal yang terkena dampaknya alih-alih pada siapa yang melakukannya. Ini sangat umum dalam bahasa Jerman formal — berita, peraturan hukum, petunjuk, serta papan pengumuman di toko atau pabrik — jadi Anda akan sering menjumpainya dalam kehidupan sehari-hari, dari papan bertuliskan "Hier wird nicht geraucht" (dilarang merokok di sini) hingga petunjuk yang tercetak pada produk.
Secara struktur, aturannya adalah: kata kerja bantu werden, dikonjugasikan sesuai subjek dan kala, ditambah Partizip II dari kata kerja utama di akhir. Dalam Präsens: werden + Partizip II, seperti dalam "Der Brief wird geschrieben." Dalam Präteritum kita menggunakan wurde alih-alih werden, seperti dalam "Das Haus wurde gebaut." Dalam Perfekt kita menggunakan ist/sind + Partizip II + worden — perhatikan bahwa worden adalah bentuk khusus yang hanya dipakai dalam Passiv, digunakan alih-alih geworden yang biasa.
Satu poin penting: mengubah kalimat dari aktif (Aktiv) menjadi pasif (Passiv) mengubah objek langsung yang semula menjadi subjek yang baru. "Der Mann baut das Haus" menjadi "Das Haus wird gebaut" — das Haus berpindah dari objek akusatif menjadi subjek nominatif di depan kalimat.
Jika Anda tetap ingin menyebut siapa yang bertindak, Anda punya dua pilihan: von + datif untuk pelaku hidup yang sesungguhnya ("von dem Mann"), dan durch + akusatif untuk sarana atau penyebab yang tak bernyawa ("durch ein Feuer"). Pembagian von/durch ini membingungkan pelajar karena banyak bahasa menggunakan satu kata seperti "oleh" untuk keduanya.
Kesalahan paling umum adalah lupa bahwa pelaku sepenuhnya bersifat opsional — sebagian pelajar bersikeras selalu menyebutnya dengan von, padahal sebenarnya sebagian besar kalimat Passiv yang nyata tidak pernah menyebutkan pelakunya sama sekali, karena menghilangkannya justru merupakan inti dari bentuk ini.